Penempatan Tanah Kas Desa

2024-02-07 00:00:00

Slamet Riyadi bersama Tien.

Semoga ada solusi!! Kan gini ceritanya di kampung q tepate kec pronojiwoDes. SidomulyoKampung mbrowoItu kan ada tanahPemerintah atau bengkok itu mulai q kecil gak di harus No di jualbelikan kalau mau nempati cukup lapor aja ya kan itu di perkampungan banya minimal kalau gak salah 50 rumah yg nempati tanah Pemerintah /bengkokTapi yg sekarang jadi pertanyaan kenapa warga yg nempati bengkok itu di harus kan punya sertifikat dan harganya per meter iya iya buat warga kampung yg mampu kalau misalnya dari kalangan yg tidak mampu kan merasa terbebani sedang kan misal per meter harga nya 10 rbu terus kalau 20 to 50 meter itu sampe berapah gituKalau di tanya katanya buat penambahan bangun balae desa dan katanya itu sudah dari Pak jokowi dan bupati LumajangSedangkan uang rakyat banyak yg masuk buat nebus sertifikat tanah itu ada yg nebus 25 juta dan lebi katanya itu harga sesuae tanah permeter yg di ukur" ituDan ibuk saya semua habis 20 jta sudah masuk uang 3 jta tapi mintak sertifikat gak boleh katanya di harus kan kalau sudah bayar separuh nya baru di kasi sertifikat nyaItu bukan punyak ibuk q aja punya warga" lain banyak yg di tahan alasan nya gak bisa ngasi takut sama kepalah desaDan banyak alasan lainJadi q kasian sama warga yg sampe jual kebun sampe cari pinjaman cumak buat nebus sertifikatDan menurut Anda apa itu termasuk pungli atau penipuan atau pemerasanSedangkan Pak bupati gak tau tentang semua ituTlg bantu ya itu gimna benar apa gak apa bisa kalau di adukan ke Pak bupatiTrimakasih Saya cuma meneruskan dari warga yg trdampak untuk kebenaran info ini bisa d cek langsung....trima kasih kalo mmg d respon #saya_jangan_dibully

Belum Ada Tanggapan