Kurangnya Drainase Air
Muhammad Asykar
Kemarin sore sekitar jam 14.00 saya perjalanan pulang dari Lumajang dan dalam keadaan hujan lebat. Saya tdk tahu ada atau tdk aturan tentang batas maksimal bangunan permanen dengan as jalan.Pemandangan yang menarik dalam perjalanan adalah aliran air di jalanan yang cukup deras padahal baru saja turun hujan.Setelah saya amati kanan kiri seLama perjalanan ternyata hampir sepanjang jalan sdh tidak ada gorong2 (drainase) masih diperparah lagi dengan banyaknya bangunan yang cucuran air dari atap serta dari talang pembuangan air langsung ke jalan.Dan saya tdk membayangkan 5 - 10 tahun kedepan, kalau tetep tdk ada pengendalian dan pelarangan pembangunan sangat menepi ke bibir jalan serta masyarakat sudah tdk memperhatikan pentingnya saluran air (drainase) maka jangan disalahkan kalau terjadi banjir dan paling tdk jalan cepat rusak...Semoga kepada yang berwenang bisa dijadikan masukkan..