Kenaikan Biaya Listrik
Sadam Husen Al-Khaidar
Assalamualaikum wr wb. Ngapunten saya mau tanya sekaligus komplain. Terkait meningkatnya biaya tagihan listrik di bulan juni(Rp.341.894) yang biasanya 100 ribu. Barusan saya ke Kantor Pusat PLN Lumajang meminta penjelasan tapi tidak memuaskan saya. -Alasan pln pertama jumlah di bulan juni itu diambil dari sisa bulan april dan Mei katanya, karna waktu bulan april dan mei itu covid jadi pln libur tidak bisa ngecek jadi biayanya hanya di ambil rata2 sesuai bulan januari. Setelah saya tanyakan data asli di bulan april dan mei klau tidak mengambil rata2 itu berapa. PLN menjawab tidak bisa di rekap karna libur. -Pada Intinya kata pln penarikan bulan April : Rp. 109.052 Mei : Rp. 100.210 Itu hanya rata rata. Sisanya disatukan dengan bulan Juni. : Rp.341.894. Kalau seumpama katakanlah bulan juni habis 120 ribu maka sisanya 221.894 di bagi 2 bulan masak sisa hampir sama dengan habisnya per bulan???? -Alasan pln ke 2 bulan puasa katanya. Klau memang karna bulan puasa kenapa perbedaan bulan puasa tahun lalu dengan sebelum bulan puasa tahun tidak se bengkak itu?? Dan anehnya bagi saya. Mahalnya listrik tipe R1M ini naik bertepatan dengan 3 bulan bapak presiden memberi diskon atau gratis pada tipe R1. Mohon minta penjelasan dari PLN LUMAJANG secara terbuka karna ditakutkan klau compain di kantor hanya alibi saja. Atau minta tolong kepada bapak bupati Cak Thoriq dan Bunda Indah Masdar untuk mengecek atau memberi info kepada masyarakat terkait sistem ini. Karna tadi juga ada yang compain terkait kenaikan ini.????????????????????. -Dan terahir saya minta data sesungguhnya tagihan di bulan april dan mei tanpa rata-rata.