Surat Terbuka Untuk Bupati
Mas In
Cak.. Ayo "mbangun" Pemuda. (surat terbuka Kepada Yang Terhormat Bapak Bupati, meyongsong penyusunan kebijakan umum anggaran - prioritas plafon anggaran tahun 2021) Assalamualaikum Cak. Teriring salam dan doa, semoga njenemgan sll diberi kemudahan dan kelancaran dalam mengemban amanah. Sebelumnya saya mohon maaf Cak, surat ini tentu bisa di kirim lewat jalur pribadi. Tapi pada akhir nya, saya memilih surat terbuka ini. Tak lain karena, saya ingin juga ada sudut pandang lain dari khalayak, agar bisa urun rembug membangun Lumajang. Cak Thoriq yang saya banggakan.. Sekarang barangkali Panjenengan bersama jajaran sedang fokus dalam tahapan penyusunan RAPBD tahun 2021. (mungkin juga bersamaan dengan perubahan anggran thn 2020). Senyampang hal tersebut Cak, saya ingin menitipkan sebuah usulan yaitu "ayo mbangun pemuda". Lho kenapa harus membangun pemuda? Cak... Kita tahu bahwa pembangunan manusia juga sangat penting, bahkan sebagian orang menganggap lebih penting daripada pembangunan infrastruktur misalnya. Hari ini dunia sangat cepat berubah, apalagi di tengah Pandemi yang saat ini juga masih berlangsung. Di tengah perubahan yang sangat cepat ini membutuhkan respon yang sangat dinamis pula. Dan salah satu yang mampu merespon dengan cukup responsif atas perubahan ini (salah satu nya) adalah para pemuda. Dunia produksi, dunia marketing, dunia kreatif sekarang banyak di isi oleh pemuda. Tapi... Ada tapi nya ini cak.... Tidak semua pemuda yang mampu, tapi hanya pemuda yang punya kualifikasi dan kompetensi khusus. Hasil sensus penduduk tahun 2020, yang bahkan mungkin saat ini sedang berlangsung, belum lah keluar. Menurut data penduduk sensus bps tahun 2010, jumlah penduduk Lumajang sebesar 1.006.458 orang. Yang kalo di lihat lebih dalam, penduduk Lumajang yang berumur 15 sampe 40 tahun adalah sebesar 380.968 penduduk atau 37,85 persen. Dari data ini, bisa kita lihat bahwa secara kuantity, penduduk yang masuk dalam kategori "pemuda" layak mendapat prioritas pembangunan. Cak Thoriq yang kami sayangi... Kita punya problem terkait dengan indeks pembangunan manusia. Entah.. Saat ini kita peringkat berapa, dari bawah se Jawa Timur. Sebelum Njenengan menjabat, IPM Lumajang menempati peringkat ke 36 yang artinya nomor 3 dari bawah. Setelah 2 tahun njenemgan menjabat, Lumajang nomor berapa? Semoga sudah naik (dan harus naik). Kondisi tanh kita subur, kita berada di lereng gunung semeru yang kaya unsur hara. Berbagai macam tanaman akan tumbuh subur di bumi Lumajang, jadi kalo IPM kita masih rendah, mestinya harus ada reorientasi pembangunan. Ketika kondisi alam sudah tidak menjadi problem, mestinya pembamgun manusia menjadi sebuah keniscayaan. Bengkel kreatif. Salah satu langkah konkret dalam upaya membangun pemuda adalah penyediaan bengkel kreatif. Bengkel kreatif adalah sebuah tempat/wahana yang di dalam nya tersedia seperangkat alat dan modul agar para pemuda menjadi lebih kreatif. Out put dari bengkel kreatif ini ada lah pemuda pemuda yang lebih mandiri, produktif dan inovatif. Pemuda di tantang untuk membuat project pribadi dengan memanfaatkan bahan baku lokal. Pun kalo perlu... Pemerintah daerah harus merekrut coaching yang kompeten untuk membantu pemuda Lumajang lebih maju dan produktif. Saya membayangkan lebih banyak bengkel-bengkel kreatif yang hadirn di Lumajang, sehingga makin banyak pemuda Lumajang yang menjadi lebih kreatif dan inovatif. Wal akhiron.... Demikian Cak.. Sekedar urun rembug sederhana yang sekelumit ini. Pun sebenarnya, usulan ini (terkait dengan pemuda) sudah masuk di janji program Panjengan. Mohon maaf kalo ada redaksi dan diksi yang kurang berkenan. Semoga Lumajang lebih maju di bawah kepemimpinan Cak Thoriq dan Bunda Indah. Wassalamu alaikum wr wb. Karangsari, 24 agustus 2020