Info Musrenbang
Mas IN
Musrenbang: pintu masuk mengagas Lumajang hebat juga bermartabat, Tapi seperti apa.....??? Satu hari belakangan ini di berbagai berada lini masa, banyak beredar profile kawan kawan yang isinya ikut mensuskseskan Musrenbang kabupaten Lumajang. Sesuatu hak yang tidak kita lihat tahun tahun sebelumnya. Ini menurut saya sebuah sinyal Bagus, sebuah sinyal adanya partisipasi dari publik atau masyarakat untuk kemajuan pembangunan Lumajang. Dari sebuah stetmen pejabat Bappeda, fokus pembangunan kabupaten Lumajang tahun depan, mengambil tema besar "Percepatan Ekonomi dan Penangan masalah sosial" Tentu tema ini menjadi relevan mengingat adanya pandemi covid 19 dan akibat yang di timbulkan nya. Akan tetapi, mestinya ada pertanyaan dasar yang mesti nya menjadi titik tolak dalam menm "break down" tema besar ini, Semisal: ketika kita membahas percepatan ekonomi, sebenarnya berapa sih pertumbuhan ekonomi Lumajang dan untuk tahun depan begaimana proyeksi, berapa target pertumbuhan ekonomi nya? Sektor sektor mana saja yang musti menjadi prioritas? Sektor mana saja yang menyerap tenaga kerja paling banyak? Oh ya... tolong jangan di lupakan sektor ekonomi non formal: pedagang kaki lima, pedagang online, pedang kuliner rumahan, dsb dsb. Adakah jumlah pekerja non formal ini? Sesungguhnya mereka lah masyarakat terdampak langsung covid 19. Percepatan ekonomi juga tidak lepas dari pendapatan masyarakat, Bagaimana ttg pendapatan perkapita masyarakat Lumajang? Dan bagaimana pemerintah menjadi trigger atau setidaknya katalis agar pendapatan pendukung semakin meningkat, dan berapa peningkatan nya? Tentang gini rasio, tentu pemerintah tidak boleh membiarkan adanya pemusatan ekonomi, baik aktivitas ataupun pendapatan. Misalnya Masyarakat di kota lebih makmur dari pada di desa. Pemerataan ekonomi dan pendapatan juga hal yang niscaya mendapatkan pemikiran serius. Dinas sosial atau dinas penyalur bantuan sosial? Tema selanjutnya adalah tema tentang penanganan masalah sosial. Sebelumnya maslaah sosial hanya menjadi urusan ikutan, tapi yang menarik ini menjadi urusan yang prioritas. Tentu ini membutuhkan SDM yang tadi hanya reliable tapi juga cakap (Proper) dan punya visi. Dinas sosial tidak hanya menjadi dinas bagi-bagi bantuan sosial, tapi lebih dari itu. Musrenbang sebenarnya ini juga tepat dari sisi waktu, dimana BPS telah tuntas mendapatkan data-data dasar sebagai pedoman dan referensi untuk menentukan arah bahkan teknis pembangunan. Data-data yang di butuhkan tinggal di ambil di BPS dan teman teman Bappeda tinggal merumuska yang terbaik. Selamat ber Musrenbang, selamat berkontribusi positif untuk Lumajang. Karangsari, 31 maert 2021