Surat Terbuka Untuk PDAM

Pengaduan
2025-03-13 11:41:00

Ika Febriyanti Ayu Lestari

Mohon ijin... Surat Terbuka untuk #PDAMLUMAJANG Yth. Direktur PDAM LUMAJANG Assalaamu ‘alaikum wr. wb. Salam sejahtera saya sampaikan kepada Bapak semoga senantiasa dalam limpahan rahmat dan hidayah Allah SWT sehingga dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan baik. Bapak Direktur yang saya hormati, Saya adalah pelanggan “setia” PDAM Lumajang sejak tahun 2009. Saya berani mengaku sebagai pelanggan setia karena saya hanya mengandalkan air dari PDAM Lumajang untuk memenuhi kebutuhan air saya sekeluarga. Selain itu, sebagai pelanggan saya merasa hampir tidak pernah terlambat membayar biaya langganan setiap bulan. Kalaupun sesekali terlambat, saya juga dengan ikhlas membayar denda atas keterlambatan tersebut. Selama itu pula saya hampir tidak pernah mengeluhkan tentang pelayanan PDAM Lumajang karena saya menilai pelayanan yang saya terima selama ini masih dalam batas wajar. Artinya, meskipun beberapa kali mengalami pemutusan/pemadaman aliran air, saya anggap masih bisa saya toleransi karena tidak sampai mengganggu aktivitas saya lainnya. Namun, sejak sekitar beberapa bulan terakhir ini (khususnya awal tahun 2021 hingga saya tulis surat terbuka ini), batas toleransi saya tersebut, sepertinya sudah dilanggar. Pemadaman aliran air PDAM Lumajang yang kabarnya disebabkan putusnya jaringan pipa di daerah Serbet, Banjarwaru,Selokambang yang mengakibatkan terganggunya pasokan air kepada pelanggan di wilayah Kota Lumajang, termasuk saya yang tinggal di daerah Kec.sukodono. Saya merasa dampak terganggunya pasokan air kali ini sudah saya kategorikan mengganggu aktivitas keseharian saya. Saya berikan gambaran sederhananya agar Bapak Direktur ikut merasakan dampak tersebut. Pertama, selama 2 pekan terakhir, pasokan air baru bisa lancar/normal, di atas pukul 23.00 hingga pukul 04.00 WIB. Pada waktu itulah, istri saya baru bisa mencuci pakaian kami sekeluarga (2 orang dewasa, 2 anak yang masih bersekolah). Artinya, istri saya harus terjaga pada saat di mana seharusnya untuk tidur hanya untuk mencuci pakaian karena pada pagi, siang, dan sore hari (sepulang kerja) air PDAM mati total. Menurut saya, ini jelas sudah sangat mengganggu aktivitas kami dan mungkin secara tidak langsung mengganggu produktivitas kami karena kami harus bekerja keesokan harinya dalam kondisi mengantuk. Kedua, selama pasokan air PDAM dalam 2 minggu terakhir ini, istri saya hampir tidak bisa memasak khususnya lauk-pauk karena untuk memasak lauk-pauk sangat membutuhkan pasokan air yang lancar. Akibatnya, kami harus membeli lauk-pauk di warung. Bagi kami, itu jelas menambah pengeluaran rutin. Mungkin kami tidak terlalu keberatan namun bagaimana dengan pelanggan yang lain? Ketiga, untuk kebutuhan mandi, saya masih beruntung karena saya aseli orang lumajang sehingga saya masih bisa “mengungsi” ke rumah orang tua saya di kelurahan sebelah yang memiliki sumur dengan kualitas air bagus. Setiap sore, saya sekeluarga harus mengungsi untuk mandi di rumah orang tua saya dan harus menunggu hingga waktu solat Isya tiba karena kami harus sekalian solat Isya sebab cadangan air saya jika sore sudah sangat sedikit yang harus saya “pertahankan” setidaknya untuk cadangan bersuci hingga air mengalir lagi pada malam harinya. Keempat,ketika air sangat saya butuhkan di saat ada acara hajatan di rumah saya,saya harus merasakan susahnya air untuk kebutuhan hajatan,dan untuk saudara saya yang dating sekedar menumpang mandipun tidak bias,sangat menyedihkan rasanya. Pak Direktur yang terhormat, Mohon jangan suruh saya membuat sumur di rumah saya karena kualitas air sumur di wilayah saya tidak layak konsumsi. Ini sudah dibuktikan oleh beberapa tetangga saya yang sudah membuat sumur. Jangan pula Bapak minta saya membuat tandon air karena ukuran bak kamar mandi saya cukup besar (2×1 meter) namun tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan mandi kami sekeluarga jika seharian pasokan air PDAM mati total.dan saya dengan terpaksa juga membeli tendon meskipun jarang sekali terisi air,karena tidak adanya air mengalir. Pak Direktur yang baik, Saya tidak paham soal teknis perbaikan pipa jaringan dan lain sebagainya. Namun, saya meminta agar proses perbaikan bisa dilakukan secara cepat dan tepat agar aliran air PDAM Lumajang dapat kembali normal dan lancar. Yang terakhir saya sangat berterima kasih kepada tim lapangan PDAM lumajang yang selalu merespon baik keluhan kami,dan saya tau beliu sudah berusaha semaksimal mungkin untuk kami para pelanggan yang terbaik,dan mersepon khususnya keluhan saya by wa 24 jam,tapi semua itu tidak lepas dari keputusa bapak Direktur untuk menjadikan PDAM lumajang lebih baik lagi. Sebagai pelanggan, saya merasa punya hak untuk menuntut pelayanan yang optimal karena saya sudah melaksanakan kewajiban saya sebagai pelanggan yang taat. Demikian surat terbuka ini saya sampaikan dengan penuh kerendahan hati dan insya Allah tanpa tendensi apapun karena air adalah kebutuhan vital dalam kehidupan manusia. Mohon maaf jika ‘keluhan’ ini terpaksa saya sampaikan dalam bentuk surat terbuka karena saya tidak tahu harus kemana mengadu. Terima kasih atas perhatian dan respon dari Bapak beserta jajaran PDAM Lumajang. Wassalaamu ‘alaikum wr. wb ANDRI MOH RIDWAN No pelanggan :01251056 an: Ika febriyanti a.l Tembusan : 1. Bupati Lumajang 2. Ketua DPRD Lumajang 3. Dewan Pengawas PDAM Lumajang

Telah Diselesaikan
2025-03-13 08:13:00

Pengelola Lapor Lumajang

Achmad Arifulin NuhaSiap.. terimakasih Kami tindaklanjuti. Selain FB, Monggo bisa kontak langsung ke nomer kami, 085313367270Niki mulai mengalir