Mohammad Mashudi
16 August 2024 17:35:00

Penijauan Ulang Paguyuban Di Sekolah Telah Diselesaikan
Tolong pak bupati dan wakil bupati saya usul paguyuban disekolah sekolah harus ditinjau ulang dan dibubarkan karena rawan pungutan padahal program pemerintah pusat dan daerah termasuk program pak thoriq dan bunda indah dibantu seragam dgn gratis spp SD SMP gratis tapi pungutanya yang membebankan kepada orang tua Tolong dikaji ulang paguyuban disekolah sekolah rawan pungutan dan bisnis lks

Mas guring
12 August 2024 21:55:00

Kebenaran Video Telah Diselesaikan
Izin tanya kepada dinas terkait.. Apakah video ini asli (vukan hoax)? Dan Apakah ini pertanda sekolah bisa mengadakan pembelajarab tatap muka? Merasa bertanya tanya

Kebenaran Video
Sri Magie Handayani
10 August 2024 04:50:00

Penambahan Pasien Covid 19 Telah Diselesaikan
Barusan jam 22:28 wib dapat WA dari pak Guru di group walmud besok guru sambang libur karena di dekat lokasi belajar group ada yg positif, apakah ada penambahan pasien covid19 lagi dari Tempeh? Sudah lama sy sengaja tidak mengikuti kabar pasien covid ini karena jadi overthinking dan perasaan macam2???? Mohon infonya nggih lur...sy dari Tempeh, semoga covid19 segera berakhir amiin ???????? #sambilNgekepinAnakSatu2nya

Penambahan Pasien covid 19
Sri Lestari
06 August 2024 12:40:00

Saran Mengenai Program Guru Sambang Belum Ditanggapi
Saran dan masukan tentang Program Guru Sambang "Anakmu bukanlah milikmu, mereka adalah putra putri sang Hidup, yang rindu akan dirinya sendiri. Mereka lahir lewat engkau, tetapi bukan dari engkau, mereka ada padamu, tetapi bukanlah milikmu." (Kahlil Gibran) Dimasa pandemi covid ini, pendidikan anak sungguh menjadi dilema besar bagi orangtua. Antara kekhawatiran dan harapan. Antara ketakutan dan pencapaian cita-cita. Di jembatan perasaan itulah orangtua meniti hari-harinya saat ini. Terkait dengan pendidikan anak-anak dimasa pandemi ini kami sebagai orangtua walimurid, paham betul dengan kekhawatiran yang sama yang juga dirasakan oleh pemangku kebijakan pendidikan di Lumajang dalam hal ini Dinas Pendidikan Kab Lumajang. Hingga akhirnya membuat program yang diharapkan menjadi solusi pendidikan saat pandemi dengan adanya guru sambang. Bukan bermaksud mengecilkan niat baik dan upaya dari semua pihak, Program Guru Sambang mungkin perlu dilakukan evaluasi yang detail. Jangan hanya atas nama "inovasi" tetapi mengabaikan efektifitas dan efisiensi bahkan keselamatan guru dan anak didik. Beberapa hal yang mungkin dapat dipertimbangkan dan dievaluasi : 1. Lokasi yang menggunakan rumah walimurid, memiliki resiko kesehatan yang lebih besar daripada di sekolah. Karena guru dan murid, sebagai tamu. Bila ada hal yang tidak sesuai protokol kesehatan, dimungkinkan ada perasaan enggan dari guru saat menegur maupun mengatur tuan rumah. Dan datang bertamu ini justru seperti memasukkan guru dan murid dalam medan tidak dikenal. 2. Waktu pelaksanaan sangat minimal. Dengan frekuensi pertemuan yang terbatas dan durasi pertemuan terbatas, kemanfaatan juga sangat kecil. 3. Sumberdaya yang besar. Guru dan murid harus datang ke tempat tertentu. Terutama guru yang harus berkeliling, itu membutuhkan upaya lebih besar. 4. Suasana tidak selalu kondusif. Dimungkinkan banyak distraksi/pengalihan fokus saat pelaksaan proses belajar mengajar di lokasi. Itu adalah hal-hal yang dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi terkait guru sambang. Kebijakan pemerintah soal pendidikan memang masih pembelajaran secara daring. Tetapi cara itu juga ada yang tidak dapat melaksanakan terutama di daerah tertentu. Dan bila memang proses belajar mengajar harus dilakukan secara tatap muka, solusinya adalah kembali ke sekolah. Dilakukan asessment/penilaian awal terkait kesiapan sekolah. Jadwal siswa masuk sekolah bergantian agar dapat dilakukan physical distancing. Penerapan protokol kesehatan yang ketat di sekolah. Pengurangan jam belajar, tanpa jam istirahat. Terus menerus dilakukan monitoring dan evaluasi untuk perbaikan. Solusi ini dimungkinkan lebih nyaman baik bagi siswa, guru maupun wali murid. Tantangan terbesarnya bagi institusi pendidikan adalah meyakinkan semua pihak bahwa proses belajar mengajar dapat dilaksanakan dengan aman. Ini adalah harapan kami sebagai orangtua walimurid, dari sudut pandang kami pribadi. Mohon maaf bila ada yang kurang berkenan. Dan semoga pandemi ini segera berlalu.

Heru AktifLagi
04 August 2024 21:57:00

PENCAIRAN DANA BOS Telah Diselesaikan
Lapor,,,,Siapa Tau Ada Info......Kpn Ya Dana Bos Bs Cair???!Biar Bs Buat Beli Paketan Anak2 d Lumajang Skitarx.

PENCAIRAN DANA BOS
Alin Sari
04 August 2024 14:31:00

Guru Di Kec. Padang Dijemput Petugas Covid Telah Diselesaikan
Mohon maaf sebelumnya pak/bu katanya ada guru yg dijemput petugas covid ya?? kira2 apa ada hubungannya dengan program guru sambang??

Guru Di Kec. Padang Dijemput Petugas Covid
Alin Sari
04 August 2024 14:31:00

Guru Di Kec. Padang Dijemput Petugas Covid Telah Diselesaikan
Mohon maaf sebelumnya pak/bu katanya ada guru yg dijemput petugas covid ya?? kira2 apa ada hubungannya dengan program guru sambang??

Guru Di Kec. Padang Dijemput Petugas Covid
Faroid Marco Alhadad
02 August 2024 11:02:00

Lokasi Kampus Unej Lumajang Telah Diselesaikan
Mohon informasinya dulurr kabeh..KAMPUS UNEJ di LUMAJANG dimana ya..soalnya lagi bantu temen yang dari luar kota ????????????

Lokasi Kampus Unej Lumajang
Sas Jalu II
29 July 2024 19:07:00

Permohonan Realisasi Pemberian Kuota Internet Untuk Anak Sekolah Belum Ditanggapi
Kuota Internet untuk anak sekolah perlu segera direalisasikan oleh Pemerintah sesuai dengan apa yang dijelaskan dalam pasal 31 UUD 1945 mengatakan: (1) Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan, (2) Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya”. Berdasarkan pasal 31 ini, negara memiliki dua kewajiban yaitu: menyelenggarakan pendidikan bagi setiap warga negara, dan membiayai pendidikan bagi warga negara. Bagaimana untuk pemda Lumajang...??? Sanggupkah melaksanakan UU yg diperintah UUD45 ???

Permohonan realisasi pemberian kuota internet untuk anak sekolah
Agus Art
29 July 2024 11:12:00

Pertanyaan Terkait Dibukanya Kembali Sekolah Telah Diselesaikan
Wisata wes di buka, Sekolah Kapan di buka.

Pertanyaan terkait dibukanya kembali sekolah
Ram
28 July 2024 14:10:00

Kritik An Alternatif Utuk Guru Sambang Belum Ditanggapi
Kritik ^°°°Guru Sambang°°°^ bisa jadi alternatif tepat,atau bisa jadi akan menimbulkan masalah baru, semua bergantung konsep yg benar benar matang. contoh : andai di sebuah SDN -guru kelas ada 6 (kls 1-6), -guru agama 1, -guru olaraga 1, dan total 100 murid,.. mustahil jika 8 guru menyambangi muridnya skalipun hanya "50 murid" saja dlm sehari dalam waktu terbatas(07:00-01:00) resiko : -rawan melalaikan protokol ksehatan (jagajarak min 1meter) dalam 1 tempat... kecuali ada sistem shif (per 10-20 siswa di kumpulkan di satu tempat untuk pengajaran tatap muka dlm jm yg di tentukan) itupun masih tidak maksimal jika total murid 100 siswa. bgaimana jika muridnya 200 siswa ato lebih..? *siap menanggung Generasi bangsa jika terpapar Corona*

Kritik an alternatif utuk Guru sambang
Kang Bewox
28 July 2024 11:02:00

Guru Sambang Dirasa Kurang Memperhatikan Protokol Kesehatan Belum Ditanggapi
#saran Mohon pak bupati/pemkab Lumajang dievaluasi lagi tentang guru sambang Kalo dilihat dari segi protokol kesehatan keamanan masih kurang Para murid duduk lesehan berdempetan tanpa ada jarak Trkadang maskerpun tidak dipakai Keamanan pun masih kurang terjamin misal saat menyebrang jalan tak ada satpam tuk parkir SPD pun tak ada yg mengawasi Akan lebih baik #disekolahan langsung murid duduknya pun masih ada jarak keamananya pun terjamin proses belajar pun lebih efektif.

Guru sambang dirasa kurang memperhatikan protokol kesehatan
Andi Java
27 July 2024 11:48:00

Belajar Diluar Kelas Telah Diselesaikan
Belajar Tidak Harus Di Kelas Trimakasih Pak Guru Atas Semangatnya Untuk Mencerdaskan Generasi Bangsa #SD Negeri 02 Kandang Tepus #KebunKayuEnak

Belajar diluar kelas
Andi Java
27 July 2024 11:48:00

Belajar Diluar Kelas Telah Diselesaikan
Belajar Tidak Harus Di Kelas Trimakasih Pak Guru Atas Semangatnya Untuk Mencerdaskan Generasi Bangsa #SD Negeri 02 Kandang Tepus #KebunKayuEnak

Belajar diluar kelas
Finsa Ferdifiansyah
27 July 2024 09:29:00

Penawaran Solusi Guru Sambang Telah Diselesaikan
Pemkab Lumajang menawarkan solusi GURU SAMBANG sebagai alternatif kegiatan belajar mengajar di masa pandemi ini. Sebelumnya, melalui PERBUP No. 31 Tahun 2020 mengenai Pedoman Kegiatan Kemasyarakatan Pada Kondisi Pandemi, yang isinya mengenai protokol pelaksanaan kegiatan ibadah, sosial dan budaya, serta olahraga. Apakah mungkin jika kegiatan belajar mengajar di sekolah diperlakukan seperti kegiatan pada PERBUP tersebut. Dari yang saya pahami, kegiatan di sekolah tidak berbeda jauh dari pedoman kegiatan ibadah, sosial dan budaya, serta olahraga. Misalnya dengan jadwal bergantian, seminggu hanya 2 kali pertemuan, maksimal 3 jam, kapasitas maksimal 50%, serta penerapan protokol kesehatan lainnya. Menurut Sobat Lapor, lebih efektif GURU SAMBANG atau SEKOLAH dengan penerapan PROTOKOL KESEHATAN secara ketat seperti PERBUP No. 31 Tahun 2020?

penawaran solusi guru sambang